Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bertemu Dang Asidin di Air Terjun Kroya Seluma - Bengkulu

Seperti kebanyakan orang yang selalu suka dengan kampung halaman, dengan segala hiruk pikuk-nya, dengan keramah tamahan tetangga serta kenikmatan masakan daerah, gue juga merasakan hal yang sama selama berada di rumah orang tua di kota Curup provinsi Bengkulu.

Waktu yang lumayan panjang bagi gue untuk stay di provinsi ini, membuat gue semakin penasaran untuk menjelajah berbagai tempat-tempat cantik yang dimiliki-nya.

Dan kali ini, gue bergerak menggunakan motor, berjalanan melintasi aspal dengan pemandangan alam bengkulu yang luar biasa cantiknya selama 3 jam, tujuan gue adalah air terjun kroya yang beralamat di Desa Talang Sebaris, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma.

Pagi hari, jam 07.00 wib, saat embun bahkan masih ada disekitaran rumah, gue berangkat menuju kota Bengkulu guna bertemu dengan 2 orang teman yang akan menemani perjalanan gue ini, mereka adalah Ajuprian dan Dhody, orang yang sama yang nemenin gue ke Bukit Hitam beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Bertemu Bidadari Di Bukit Hitam Kepahiang - Bengkulu

Berangkat Dari Kota Bengkulu

Jam 11.00 Wib setelah puas bercengkrama dan sedikit mengobrol dengan teman-teman gue ini, akhirnya kami memulai perjalanan kami menuju ke Kabupaten Seluma.

Kami menggunakan 2 sepeda motor, saat itu Dhody ikut bareng motor gue, lalu kami mulai menghitung berapa menit kira-kira perjalanan ini akan kami tempuh.

Titik start gue saat itu adalah Bandara Fatmawati yang berlamat di Jl Raya Pandang Kemiling, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. kami berkendara dengan kecepatan skitar 70km/jam, dengan tekstur aspal yang sedikit berlubang karena sedang diperbaiki, jalan yang kami lalui ini juga merupakan jalan lintas yang dapat menghubungkan Provinsi Bengkulu ke Provinsi Lampung, sehingga banyak ditemui truck serta bis disepanjang jalan.

Sumber : Google

Setelah 22 menit, tepat pukul 11.22 wib, akhirnya kami sampai di Bank Bengkulu yang beralamat di Jl Raya Bengkulu-Manna, Kec Sukaraja, kab Seluma, Bengkulu. 

Oh iya, sebelum melakukan perjalanan ini, kami telah memiliki janji juga untuk bertemu dengan 4 orang laiinya yang merupakan teman dari Ajuprian yang bertempat tinggal di Seluma ini. Mereka berempat adalah Mita, Erno, Sari, dan Longzi. Bersama dengan meraka kami lalu melakukan perjalanan bersama.

Simpang 3 Bank Bengkulu.

Setelah sedikit berkenalan dengan keempat teman tadi, kami kemudian melanjutkan lagi perjalanan untuk menuju Air Terjun Kroya,  point penting untuk menuju ke tempat ini adalah simpang tiga Bank Bengkulu tersebut.

Jika kalian ingin ke Air Terjun Kroya, dan berjalan dari kota Bengkulu, saat menemukan simpang tiga Bank Bengkulu ini maka silahkan berbelok ke arah kiri, jika dari kabupaten Bengkulu Selatan silahkan berbelok kearah sebelah kanan.

Untuk mempermudah, kalian bisa lihat gambar berikut.


Sumber : Google

Sumber : Google


Dari simpang tersebut, kemudian gue dan ke enam teman jalan gue kali ini berjalan pelan, sembari menikmati pemandangan dari deretan pohon karet yang berbaris dan terlihat cukup estetik.

Untuk akses jalan yang kami lewati disini, masih terbilang cukup bagus, karena jalan ini juga dilewati oleh kendaraan berat milik perusahaan yang mengelola perkebunan karet tersebut.

Lebar jalan yang ditempuh pun cukup untuk dilalui 2 mobil sekaligus, dengan medan yang sedikit berliku dan bergelombang.

Baca Juga : Pulau Lahe Buat Berleha - Gorontalo

Waktu tempuh yang kami butuhkan untuk melewati jalan ini hingga sampai ke gerbang Air Terjun Kroya adalah 15 menit saja, gerbang ini terletak disebelah kiri jalan.

Di gerbang masuk ini akan tertulis dengan sangat jelas, jarak yang harus kembali kami lewati, yaitu sejauh 800 m, namun berbeda dengan sebelumnya, kami mulai melewati jalan yang sedikit jelek.

Diujung jalan ini kemudian kami bertemu satu buah pondok tempat menitipkan kendaraan yang kami bawa yang dijaga oleh Dang Asidin yang merupakan pemilik lahan karet yang menjadi jalan akses menuju ke Air Terjun Kroya.

Pondok Jaga Dang Asidin

Untuk biaya masuk, Dang Asidin hanya meminta bantuan biaya Rp. 5.000,-/orang, sudah termasuk untuk biaya parkir kendaraan yang kami bawa.

Berjalan Kaki.

Setelah sedikit berbincang dengan Dang Asidin yang menceritakan keluh kesahnya terhadap air terjun ini, dan segala macam informasi yang kami butuhkan, lalu kami memulai melanjutkan perjalanan kami dengan berjalan kaki.

Baca Juga : Pendakian Ke Gunung Prau - Wonosobo

Untuk akses jalan yang dilewati dengan berjalan kaki terbilang tidak sulit, karena melintasi perkebunan karet, jadi vegetasinya pun sangat terbuka, jarak dari pondok milik Dang Asidin, untuk menuju ke air terjun ini pun cukup dekat, hanya berjarak sekitar 100 M berjalan kaki atau sekitar 10 menit saja kami sudah sampai.

Air Terjun Kroya.

Air Terjun Kroya ini memiliki debit air yang cukup lumayan deras, dengan jatuhan air yang lumayan tinggi yaitu sekitar 7 hingga 8 meter.

Disekitaran Air Terjun Kroya ini terdapat banyak bebatuan besar yang bisa dipakai untuk duduk dan beristirahan serta menjadi spot foto yang apik.

Air yang mengalir dari Air Terjun Kroya ini juga sangat jernih, terasa begitu segar saat diusapkan ke wajah, sangat pas dengan cuaca kab Seluma yang lumayan terik.

Oh ya, disini juga ada banyak pepohonan yang mengelilinnginya sehingga menjadikan Air Terjun Kroya terasa sangat asri. 



Untuk rute tracking dari pondok, agar lebih jelas, kalian bisa tonton video berikut:

6 comments for "Bertemu Dang Asidin di Air Terjun Kroya Seluma - Bengkulu"

  1. Wah bagus banget air terjunnya, miris sekali aku yang orang seluma belum pernah foto di sana huhuhuuu

    ReplyDelete
  2. mantap ini, kampung halaman sekali bikin kangen, alhamdulillah bisa ya. saya nih entah kapan mau mulai menjelejah lagi, hehehe. pengen puas-puasin di bengkulu deh

    ReplyDelete
  3. air terjunnya bagus, dan masih alami, pasti enaknya mandi di sana yah, ajak keluarga pasti seru yah

    ReplyDelete
  4. MasyaAllah keren ya Kaka.. Hijau alami, adem, seger, lengkap bgt yaak.. Aku jd pgn ke sana juga. Semoga ya. aamiin

    ReplyDelete
  5. Mantap! Kemaren ketemu bidadari. Sekarang ketemu Dang Asidin. Dan aku selalu mupeng liat keindahan alamnya. Huhuu.. Kapan yaa bisa main ke alam lagiiii

    ReplyDelete