Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ngelove di Curug Love - Bogor


Main Air di Curug love
Dk – Hay selamat datang kembali di Destinasi Kita, di artikel ini aku bakal menceritakan tentang perjalanan yang aku alami Ketika menuju ke Curug Love.

Kok nama nya Love?

Nah, Penasaran kan lu, kenapa nama nya bisa Love?

Oke kita mulai pembahasannya.
Perjalanan ini aku awali dengan menggunakan kereta yang bakal nganter aku ke stasiun Bogor, yup kota seribu angkot.

Lebih rinci lagi tentang lokasi Curug Love ini, dia berada di Desa Bantar Karet, Kecamatan Naggung. Curug Love ini berada cukup lumayan jauh dari perkotaan, sehingga memang sedikit sulit untuk menemukan angkutan ke sana.

Setelah berhenti di Stasiun Bogor, aku melanjutkan perjalanan menuju ke Terminal Laladon, untuk menuju keterminal ini lu bisa naik angkot yang banyak pake banget itu ngetem di depan stasiun Bogor, gampangnya lu cari aja angkot dengan nomor 02, atau lebih gampang lagi angkot yang warna hijau, atau kalo masih bingung juga lu tanya aja sama orang-orang di sana dah.

Oke, sesampainya di Terminal Laladon setelah berdesak-desakan dan bergesek-gesekan dengan para penumpang lain, aku melanjutkan perjalanan Kembali dengan menggunakan angkot yang warna biru mengarah ke Leuwiliang, saran aku jangan cari yang lagi ngetem, karena nunggu dia berangkat itu lama banget, lu cari yang ngacir aja biar cepet.

Dan untuk patokan turunnya itu di pasar Leuwiliang atau deket pom bensin leuwiliang, cuma satu kok pom bensin di sana jadi gampang nyari nya.

Nah udah sampe tu aku di Pom Bensin Leuwiliang, dari sini aku harusnya naik mobil angkutan Carry yang berwarna Silver, tapi kebetulan udah setengah jam lebih aku disini dan tidak menemukannya.

Baca Juga:

Tidak ada tanda-tanda mobil tersebut di sekitar aku ini, dan ketika aku tanya ama akang-akang batagor yang biasa mangkal disekitar sini, dia bilang mobil tersebut biasanya banyak ngetem di pasar Leuwiliang, sedangkan aku berhenti di Pom Bensin, ya engga jauh sih antara pasar ama Pom Bensin, tapi yang namanya mager berjalan di hari panas kan itu susah banget di lawan ya, jadilah aku naik ojol dari pom bensin ke Curug Love nya.

Dengan menggunakan ojol ini, aku harus banget ngeluarin budget 2 kali lebih besar dari budget kalo aku naik angkot, awalnya sih berasa rugi juga, tapi setelah mulai masuk ke Desa Bantar Karet, itu aku di sajikan ama pepohonan rindang dan beberapa hamparan sawah yang cukup cantik, so ngeluarin budget 2 kali lebih besar untuk melihat pemandangan ini semua dengan angin sepoy-sepoy nya, ya worth it lah.

Sesampainya aku di area parkir Curug Love yang masih seadanya banget, aku diarahkan sama akang-akang yang menjaga parkiran untuk melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati perkebunan warga dan sawah, iya ini curug nya belum di olah dengan baik, masih dengan seadanya aja.

Di area curug nya sendiri, itu udah ada kantin yang nyediain berbagai cemilan khas objek wisata, lu bisa pesen kopi, snack, gorengan atau pun mie instan sambil menikmati riak air yang begitu jernih.

Curug love ini sebenernya merupakan area milik PT Antam, terbentuk karena longsoran yang terjadi di daerah tersebut beberapa waktu silam, untuk nama dari curug ini sendiri itu awalnya adalah Curug Cetang, namun karena bentuk nya jika dilihat dari atas itu sedikit menyerupai bentuk love maka di sebutlah Curug Love, ya walaupun aku ga nemu juga sih bentuk love nya dimana.

Foto dengan bantuan orang sekitar :D
Karena masih jarang di kunjungin, curug yang memiliki aliran air kecil ini cukup lumayan jernih, aku sih berani minum air dari curug ini kalo masih pagi-pagi banget.

Untuk masuk dan berenang di curug nya sendiri itu di kenai retribusi sepuluh ribu, yang di tarik oleh warga sekitar, itu udah termasuk biaya penitipan barang dan kantong plastik bening untuk meletakan hp, agar tidak basah jika mau berselfie.

Karena di hulu curug ini di gunakan warga sekitar untuk mengaliri sawah, jadi banyak pipa-pipa yang bertebaran diatas curug yang membuat pemandangannya sedikit terganggu, kalo aja itu pipa gada, ya pasti bisa lebih bagus lagi sih.

Kalo lu berharap menemukan curug dengan aliran air yang besar dengan banyak spot foto cantik, tempat ini sih engga aku rekomendasiin, tapi kalo lu hanya sekedar pengen main air yang jernih sambil ngopi, ya okelah.
Ngopi Lurr
Jadi gimana, tertarik ga lu mengunjungin tempat wisata yang satu ini?

Preapare gih kalo tertarik.

Post a Comment for "Ngelove di Curug Love - Bogor"